Mar 24, 2015 Djaki Kriminal, Warta Berita
Gemadesa.com – Berdasarkan hasil penyelidikan Polrestabes Semarang selama dua bulan atas kasus hilangnya deposito Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang di BTPN senilai Rp 22 Miliar, pihak polisi menemukan beberapa bukti berupa dokumen, rekaman chatting BlacBerry Messenger (BBM) dan rekaman telepon.
Menurut Kapolrestabes Semarang, Djihartono, kasus ini adalah kasus korupsi. Sebab dilihat dari hasil penyelidikan, beberapa bukti terendus indikasi modusnya pemalsuan dokumen.
“Modusnya adalah pemalsuan dokumen, karena ditemukan beberapa dokumen palsu,” kata Djihartono saat gelar perkara, Minggu (22/03/2015) kemarin siang.
Walaupun ada isu bahwa kasus ini dilimpahkan ke Kejaksaan, Polrestabes akan tetap melakukan penyidikan.
“Yang menerima laporan adalah kami, kami pula yang mengeluarkan surat penyidikan. Kasus harusnya diselesaikan satu instansi,” terang dia.
Saat ini, pihaknya belum mau menerka pihak yang berpotensi menjadi tersangka dalam kasus ini. Sebab baru bisa menentukan tersangkanya setelah proses penyidikan selesai.
“Nanti akan kami lakukan penyidikan terlebih dahulu, baru bisa menyebut nama,” kata dia.
Dan sampai saat ini, sudah ada 12 orang saksi yang telah diperiksa Polisi. Adapun saksi tersebut dari semua pihak, baik itu dari Pemkot maupun Bank BTPN.
Adapun yang ada di lampiran bukti dokumen, BBM dan rekaman telepon tersebut menunjukan terjadi pembagian dana di Pemkot dengan rincian sebagai berikut:
Doc: MTM/MS/GM-N/Media Network-Jateng

MT Mudjaki , Profesional Jurnalis asli semarang . Banyak meluangkan waktunya untuk berburu berita dan menulis terutama berita seputar pedesaan dan potensinya.
|
Saturday
541Asia/Jakarta002015k
20%
Partly Cloudy
Partly cloudy. Low 24C.
|
|
|
Tomorrow
541Asia/Jakarta002015k
80%
Thunderstorm
Partial cloudiness early, with scattered showers and thunderstorms in the afternoon. High 31C. Winds ENE at 10 to 15 km/h. Chance of rain 60%.
|
