Mar 05, 2016 Djaki Umum, Warta Berita
Semarang (Gemadesa.com) – pada Hari Jumat (04/03/2016) sekitar pukul 08.00 dan hingga 10.20 WIB, Team SAR telah berhasil menemukan dan mengevakuasi dua korban dari ketiga korban yang hanyut saat berphoto selfi di sungai Kali Garang, Semarang. Adapun ke-2 korban yang berhasil diketemukan yakni Yuliana (15) dan Iis (14). Sementara salahsatu korban lainnya yang belum diketemukan, Johan Bagus Satria (16). Menurut Humas Basarnas Kantor SAR Kota Semarang, Maulana Affandi mengatakan, bahwa dari kedua korban yang telah diketemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia. Adapun korban Yuliana diketemukan sekitar 50 Meter dari tempat kejadian pukul 08.00 malam. Sedangkan korban Lis ditemukan pukul 10.20 WIB.
“Pada saat diketemukan, keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Dan korban pertama kali yang diketemukan, yakni korban Yuliana sekitar 50 meter dari tempat kejadian,” terang Maulana Affandi, Jumat (04/03/2016). Kemudian Humas Basarnas menuturkan, sedangkan korban Iis ditemukan pukul 10:20 WIB. Dan saat ditemukan jasadnya tersangkut di ranting bambu, sekitar daerah Tugu Suharto. Sementara itu, pada saat kedua jenasah diketemukan dan dipulangkan, keluarga korban masing-masing tidak dapat membendung tangis, dan terlihat begitu syok.
Awalnya korban enam pelajar Madrasah di Semarang, Jawa Tengah pada hari Kamis (03/3/2016) berfoto selfie tepatnya dibawah jembatan Tinjomoyo, Kelurahan Tinjomoyo, yakni perbatasan antara Kecamatan Gunungpati dan Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang . Namun nasib naas justru 6 pelajar tersebut hanyut terseret arus sungai Kali Garang, Semarang. Dari ke-6 pelajar tersebut, tiga yang selamat adalah: Maya (15), Rohul (16) dan Nur Wakhidah(15). Sedangkan untuk tiga yang lain yakni: Johan Bagas (16) warga Manyaran, Iis (14) warga Ngaglik Utara Kelurahan Tawang Mas Semarang Barat, serta Yuliana warga Tawang Mas yang baru ditemukan pada Hari Jumat malam .
Muali hari Kamis (03/3/2016) sore jelang malam team SAR hingga telah melakukan penyisiran disepanjang sungai Banjir Kanal Barat. Dalam penyisiran tersebut, Kepala Seksi operasi Basarnas Kantor SAR Semarang Tri Joko Priyono saat dikonfirmasi menyatakan, bahwa pencarian terhadap ketiga korban tersebut tetap dan terus dilakukan. Dan untuk melakukan pencarian ke tiga korban , kita akan melibatkan 50 personil Team SAR gabungan, dengan pembagian tugas menjadi empat sektor titik pencarian. Adapun di empat titik itu, yakni titik lokasi kejadian awal daerah Tinjomoyo, pertemuan Sungai di Tugu Soeharto, PSAM Semarang hingga Bendungan Pleret Banjir Kanal Barat.
“Untuk proses pencarian kita akan menyisiri arus sungai, menggunakan perahu karet dengan menggunakan lampu sorot serta pemantaun visual di titik-titik yang dicurigai ada tanda keberadaan korban,” penuturannya. Selanjutnya dirinya menambahkan, apalagi kondisi arus sungai begitu deras dan keruhnya air. Hal ini menjadikan team SAR dan Basarnas lebih extra hati-hati. “Namun dengan kondisi seperti ini kita tetap mengupayakan terus secara maksimal. Apalagi kita dibantu juga dari pihak posenil Polisi, BPBD dan BNPB,” imbuhnya.
.Doc: MTM/GD-N/Media Network Jateng.

MT Mudjaki , Profesional Jurnalis asli semarang . Banyak meluangkan waktunya untuk berburu berita dan menulis terutama berita seputar pedesaan dan potensinya.
|
Today
541Asia/Jakarta002016k
0%
Clear
Sunshine and a few clouds. High 32C. Winds ENE at 10 to 15 km/h.
|
|
|
Tomorrow
541Asia/Jakarta002016k
20%
Partly Cloudy
Sunshine and clouds mixed. High 32C. Winds NE at 10 to 15 km/h.
|
